SUARA INDONESIA BALIKPAPAN

Wakil Ketua DPRD Kaltim Dorong Pengusaha Konstruksi Lokal Dilibatkan dalam Pembangunan IKN

Mohamad Alawi - 26 October 2023 | 13:10 - Dibaca 334 kali
Advertorial Wakil Ketua DPRD Kaltim Dorong Pengusaha Konstruksi Lokal Dilibatkan dalam Pembangunan IKN
Seno Aji, Wakil Ketua DPRD Kaltim (Foto: Humas DPRD)

SUARA INDONESIA, BALIKPAPAN - Wakil Ketua DPRD Kalimantan Timur, Seno Aji, hadir dalam Seminar Nasional "Strategi dan Kebijakan Penyelenggaraan Pembangunan IKN terkait Peran Serta Pelaku Usaha Konstruksi di Provinsi Kalimantan Timur di Balikpapan, Kamis (26/10/2023).

Seminar ini bertujuan untuk memahami perubahan besar yang akan terjadi di Provinsi Kaltim seiring dengan berpindahnya ibu kota negara RI, Ibu Kota Nusantara (IKN), ke wilayah tersebut.

Politisi dari Gerindra ini menyatakan rasa terima kasihnya terhadap adanya forum bersama asosiasi profesi dan pelaku usaha jasa konstruksi, serta mahasiswa dari beberapa perguruan tinggi di Balikpapan, yang memberikan pemikiran-pemikiran penting bagi Kaltim dan IKN dalam seminar nasional ini.

"Kaltim sudah banyak memberikan kontribusi kepada IKN, yang utama tentunya adalah wilayah. Kami sangat mendukung program ini, karena ini menjadi berkah bagi Kaltim, yang tentunya akan menjadi trigger pembangunan di Indonesia khususnya wilayah timur," ungkap Seno. 

Dalam kesempatannya, Wakil Ketua DPRD Kaltim ini mendorong pengusaha konstruksi lokal agar dilibatkan dalam pembangunan IKN. 

Sementara itu, PJ. Gubernur Kaltim, Akmal Malik, menegaskan bahwa Ibu Kota Nusantara adalah upaya pemerintah untuk pemerataan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat, terutama di wilayah timur yang selama ini masih tertinggal dari wilayah barat dan tengah Indonesia.

Malik secara khusus meminta kepada pelaku usaha jasa konstruksi agar lebih aktif tidak hanya dalam pembangunan kawasan IKN yang luasnya sekitar 256 ribu hektar, tetapi juga di daerah penyangga atau buffer zone, yaitu Kabupaten/Kota di wilayah Kalimantan Timur yang luasnya 12,7 juta hektar.

Dukungan yang diberikan Kaltim juga harus profesional. Disinilah peran pelaku jasa konstruksi agar jangan terjadi disparitas yang tinggi antara IKN dan daerah mitra. "Kita ingin perhatian diberikan kepada daerah-daerah penyangga ini, terutama untuk konektivitas dan konstruksi pelayanan publik, yang harus seimbang dengan konstruksi di IKN, agar tidak terjadi permasalahan sosial di masyarakat sekitar kawasan IKN,” ujar Malik.

Pada kesempatan tersebut, Akmal Malik juga menyaksikan penandatanganan MoU antara DPD ATAKI Kaltim dengan Institut Teknologi Kalimantan (ITK), Politeknik Negeri Balikpapan, dan Universitas Balikpapan (Uniba).

Hadir pula dalam acara ini Ketua Umum DPP ATAKI Manahara Robert Siahaan, Kepala Dinas PUPR Pera Kaltim Aji Muhammad Fitra Firnanda, pelaku usaha konstruksi, serta mahasiswa dari perguruan tinggi di Balikpapan.

» Klik berita lainnya di Google News SUARA INDONESIA

Pewarta : Mohamad Alawi
Editor : Satria Galih Saputra

Share:

Komentar & Reaksi

Berita Terbaru Lainnya