SUARA INDONESIA
Banner

Disporapar Kabupaten Paser Siap Maksimalkan Festival Paralayang Gunung Boga

PASER - Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Paser, Kalimantan Timur, optimis sektor pariwisata akan bangkit setelah sekian lama terpuruk akibat pandemi Covid-19.

Hal itu juga diperkuat dengan diluncurkannya Calender of Event (CoE) 2021 oleh Dinas Pariwisata Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim).

CoE 2021 tersebut diharapkan dapat mendongkrak dan mempromosikan pariwisata di Kaltim khususnya di Kabupaten Paser.

Salah satu agenda pariwisata yang akan digelar di Kabupaten Paser ialah Festival Paralayang Gunung Boga. Event olahraga dirgantara itu rencananya akan diadakan pada 15 September 2021 mendatang.

Kepala Disporapar Kabupaten Paser, HM Yusuf Sumako menyambut baik program wisata paralayang yang berada di Desa Luan Kecamatan Muara Samu tersebut.

Selain masuk nominasi Anugerah Pesona Indonesia (API Award) kategori dataran tinggi terpopuler, wisata Gunug Boga itu juga akan menjadi wisata paralayang pertama kalinya yang ada di Kaltim.

"Kami sangat menyambut baik programnya Bapak Gurbernur Kaltim H Isran Noor untuk event paralayang ini," ujar HM Yusuf Sumako, Kamis (11/03/2021).

Sebagai tuan rumah, Yusuf tak ingin menyia-nyiakan kesempatan besar tersebut. Ia mengatakan akan berbuat sebaik mungkin agar Festival Paralayang Gunung Boga berjalan sesuai target.

“Alhamdulilah event ini diadakan di Kabupaten Paser dan kami sebagai tuan rumah akan memaksimalkan apa yang bisa kami laksanakan," pungkasnya.

Meski Gunung Boga atau biasa dikenal dengan Bukit Embun itu ketinggiannya masih kurang dan hanya bisa terbang sekitar 3 menit di udara, namun Yusuf mengaku tetap antusias dan bersyukur dengan adanya kegiatan olahraga dirgantara tersebut.

“Harapannya itu bisa sebagai pemacu bahwa di Desa Luan ada spot paralayang yang bisa di kembangkan karena ada wilayahnya yang tinggi bisa memenuhi standarisasi paralayang yakni nantinya di Gunung Sampi yang juga disiapkan untuk event paralayang,” bebernya.

Yusuf memaparkan bahwa pihaknya telah mempersiapkan area 10 hektare untuk landing. Sementara untuk take off nya berada di Gunung Boga.

"Tapi kita harus bersihkan dahulu di tempat take off paling tidak 20x30 meter untuk atlet yang akan terbang, sudah kami ukur keperluannya,” katanya.

Yusuf berharap, olahraga paralayang di Kabupaten Paser dapat berkembang dengan pesat. Selain itu juga ia berharap agar tercipta atlet-atlet yang berprestasi membawa harum nama Kabupaten Paser.

“Mudah-mudahan bisa berkembang olahraga paralayang khususnya di Kabupaten Paser, dan bisa membuka peluang bagi para atlet dari Kabupaten Paser untuk ikut serta dalam kejurda atau kejurnas," harapnya.

Apa Reaksi Anda?